Tampilkan postingan dengan label Lelaki Ilham dari Surga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lelaki Ilham dari Surga. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Januari 2013

Konser Amal dan Donor Darah EGAF 2013

Ebiet G. Ade Forever (apresiator musisi Ebiet G. Ade) present..






Untuk umum yang ingin berbagi dengan saudara-saudara kita dan donor darah serta dihibur dengan musik Ebiet G. Ade monggo hadir di acara ini. Sedikit bantuan kita sejuta senyuman bagi mereka yang membutuhkan :)
Don't miss it...

Minggu, 06 Januari 2013

Ebiet G Ade tak pernah bermimpi jadi legend

Siapa tak kenal penyanyi senior Ebiet G Ade? Nama dan lagunya banyak dikenal dan digemari penikmat musik. Kini, usianya tidak lagi muda. Karyanya dianggap telah melegenda. Namun dia tidak pernah bermimpi sebagai seorang legenda musik Indonesia.
"Oh tidak, saya tidak pernah berharap. Saya terjun sebagai penyanyi begitu saja. Saya masuk ke industri musik begitu saja. Tidak ada pretensi untuk populer, kalau populer itu bonus," ujar Ebiet saat ditemui di sela latihan konser Pagelaran Spektakuler Karya Anak Bangsa di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta, Selasa (20/11).
"Saya kira dan saya juga tidak memikirkan untuk mempertahankan popularitas. Biarkan saja Tuhan mengatur perjalanan hidup saya, jadi hari ini orang pasti menganggap orang yang layak ditampilkan ya syukur. Kalau tidak ya saya juga bersyukur. Saya sudah harus memikirkan hal lain yang barang kali lebih penting untuk saya dan keluarga," urainya.
Sejak dulu, diakui oleh Ebiet tidak pernah berniat untuk menjadi penyanyi. Semuanya mengalir begitu saja tanpa direncanakan. Awalnya berkarir menjadi seorang penyair, penulis, bahkan sempat ingin menjadi wartawan.
"Kalau dulu tidak ada reporter seperti adik-adik ini. Keinginan saya jadi penyair. Ternyata Tuhan menentukan lain yang sudah dipersiapkan untuk saya dan saya tidak bisa menolak. Saya pada akhirnya menikmati dan menghayati dengan syukur. Tiba-tiba saya mendapat kehormatan di suatu tempat yang tidak pernah saya bayangkan. Jadi saya sudah mendapatkan bonus dalam perjalanan hidup saya," pungkasnya.

Sumber: Kapanlagi.com

Album Ebiet G Ade - Isyu

Ebiet G. Ade - Isyu !

Judul Album : Isyu !
Artis : Ebiet G. Ade
Tahun Produksi : 1986
Music Director : Billy J. Budiarjo
Produser : Jackson Arief
Produksi : Jackson Records

Kolaborasi EBIET G. ADE dan BILLY J. BUDIARJO memang terbukti solid. Sejak album pertama Ebiet dirilis, Billy-lah yang ikut memberikan nyawa atas karya-karya Ebiet sehingga terdengar semakin kuat. Pada album ke 8, Ebiet sempat mempercayakan ADDIE MS menjadi music director, dan hasilnya juga tidak kalah keren, terbukti dengan diraihnya BASF AWARDS 1986 untuk album berjudul ZAMAN itu. Tapi, pada album berikutnya berjudul ISYU !, Ebiet kembali menggandeng Billy menjadi music director. Hanya saja, ada perubahan yang cukup mengagetkan pada pola aransemen. Biasanya album-album Ebiet sarat dengan aransemen megah berbalut orkestrasi, tapi di album ini Billy menghadirkan aransemen bergaya new wave. Lagu andalan ISYU malah terdengar sedikit ngerock, sehingga sedikit mengagetkan bagi mereka yang setia mengikuti langkah Ebiet dari awal. Meskipun album ini tidak seberhasil album-album awal, tapi beberapa hits dihasilkan dari album ini selain Isyu, yaitu ORANG ORANG TERKUCIL dan SELINGKUH. Sementara lagu CINTA SEBENING EMBUN baru menjadi hits ketika tahun 1995 dirilis ulang dengan aransemen baru. 

Track List
(semua lagu ciptaan Ebiet G. Ade)
1. ORANG ORANG TERKUCIL
2. SELINGKUH
3. CINTA SEBENING EMBUN
4. ISYU
5. OPERA TUKANG BECA
6. KESAKSIAN ANAK SAMPAH
7. POTRET ANAK HARAPAN
8. KITA HANYA BIDAK BIDAK CATUR
9. HEMAT CINTAMU
ISYU
Engkau pasti menuduhku
Telah bersekutu dengan setan
Menyangka apa yang kumiliki
Aku dapat dari dusta
Engkau mulai kasak-kusuk
Bergunjing kesana-sini
Melilitkan isyu di leherku
Mengipaskan suasana panas
Entah apa yang harus kujelaskan
Aku enggan bicara
Yang penting suara dalam jiwaku
Adalah kebenaran
Biarpun hanya Tuhan yang mendengar
Engkau pasti menduga-duga
Aku telan yang bukan milikku
Coba buka catatan di langit
Disana kusimpan kebenaran
Isyu.. isyu.. isyu..
Semua hanya isyu..

Siapakah Sosok Camelia dalam Syair Lagu Ebiet G Ade

Camelia, sebuah tembang cinta yang menjadi hits di akhir tahun 70an milik seorang penyanyi dengan nama asli abid Ghoffar, atau yang lebih dikenal dengan nama Ebiet G Ade. Penyanyi kelahiran Banjarnegara itu banyak menulis lagu dari kisah hidupnya yang berliku.

Perjalanan hidup Ebiet memang penuh dengan kerikil dan tebing curam, dimulai saat dirinya keluar dari sekolah pendidikan guru agama hingga merantau ke Jakarta untuk menggapai mimpinya menjadi seorang musisi. Selama hidup di Jakarta, kehidupannya jauh dari cukup, bahkan dirinya pernah menjadi tukang rehab bangunan yang pada waktu itu ditugasi untuk memasang instalasi listrik di rumah-rumah. Dan disitulah inspirasinya hadir, diantaranya lagu Camelia.

Ebiet berkata"Camelia itu betul-betul figur imajinatif, sosoknya tidak ada, tidak pernah ada orang yang namanya Camelia, Saya mendapatkan nama itu entah dari mana saya lupa." Kondisi Ebiet pada waktu itu tidak memungkinkan ia mencintai sosok wanita seperti Camelia yang digambarkan dengan begitu indahnya.
Pada akhirnya, lagu Camelia laku keras dipasaran, Ebiet G Ade menyambung inspirasinya dengan menghadirkan lagu Camelia II hingga IV, tapi kemudian menghentikan karena tak ingin dianggap sebagai pengeksploitasi seni, walau sang produser menginginkan untuk terus.

Ebiet G Ade Siap Rilis Lagu Lama di Album Baru

Bagi penggemar Ebiet G Ade, bersiaplah mendengar album baru. Ebiet tengah menyiapkan album baru berisi lagu-lagu lama di era 1970-an yang belum ia rekam.

"Lagu yang belum pernah direkam. Karena album baru bukan berarti dibikin kemarin. Ini ada yang saya buat tahun 1979-1980-an. Tapi ini belum direkam, dikemas dan dijual," ujarnya saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (20/11). Musisi berusia 58 itu menuturkan, album baru yang akan menjadi album yang ke-23 itu dibuat berdasarkan dorongan hati sebagai seorang musisi. Sehingga ia tidak berharap lebih jikapun album tersebut kurang mendapat respon dari masyarakat.

"Album ini karena dorongan hati aja, tidak ada tujuan yang berlebih seperti laku keras tapi saya mau bikin album aja. Materinya sudah ada yang bantu untuk rekam pun sudah ada," kata pelantun Kupu-kupu Kertasitu. Sebagai penyanyi yang sudah tidak muda lagi, Ebiet pun cukup sadar jika kualitasnya saat ini tidak lagi enerjik seperti dulu. Namun ia akan memberikan yang terbaik untuk album baru itu.
"Yang baru pasti suara saya sudah berbeda. Umur saya sudah lumayan, jadi ada perbedaan. Musik juga ada perbedaan karena arrangernya pasti muda. Tapi konsep secara keseluruhan tetep saja lagu saya seperti itu," ujarnya.

Sumber : http://artis.inilah.com

Garap Album Baru, Ebiet G. Ade Tetap Eksis

Usia Ebiet G. Ade tak muda lagi. Tapi keinginannya terus berkarya tetap saja muncul. Satu dari legenda penyanyi Indonesia ini kembali membuat album baru. Penggarapan album tinggal eksekusi rekaman studio karena semua materi lagu telah siap.

"Kalau materi lagu sudah 100 persen, tapi, kan, proses untuk betul-betul siap saji rasanya masih dalam," ujar Ebiet di sela-sela latihan untuk konser Pergelaran Spektakuler Karya Anak Bangsa di gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta, Selasa, 20 November 2012.

Bicara soal konsep, warna musik yang disuguhkan di album ini masih sama dengan karya-karya sebelumnya. Hanya, usia Ebiet yang hampir memasuki kepala enam dipastikan menyumbangkan perbedaan nantinya.

"Yang baru adalah suara saya sudah berbeda. Umur saya sudah lumayan, jadi ada perbedaan. Musik juga ada perbedaan karena arranger-nya pasti muda," kata pelantun lagu-lagu populer seperti Berita Kepada Kawan, Ayah, dan Camelia ini.

Tak mau berandai-andai, Ebiet enggan memastikan kapan album ke-23 ini dilepas ke pasar. "Pokoknya secapatnya, deh," ujarnya tersenyum.

Di sisi lain, Ebiet mengatakan konsistensinya terus berkarya jauh dari ambisi mengejar keuntungan materi atau berharap albumnya laris. Yang penting, kata dia, hasrat melahirkan sebuah karya bisa tersalurkan. "Menjadi mubazir hidup ini kalau tidak dipakai untuk sesuatu yang sesuai dengan kemampuan," ujarnya.


Sumber : http://www.tempo.co

Ebiet G Ade dan Bupati Luncurkan Album Kemiskinan

Penyanyi kondang Ebiet G Ade akan digandeng Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo untuk melaunching album, Jum’at (23/12) malam, di Gedung Kesenian Wates. Namun album yang dilaunching bukanlah album lagu, melainkan album atau profil kemiskinan di Kulonprogo.
Menurut Bupati Hasto Wardoyo, album kemiskinan tersebut berisikan daftar Kepala Keluarga (KK) miskin di Kulonprogo, yang dibuat secara detail meliputi nama KK, anggota keluarga, serta alamatnya. Album itu disusun berdasarkan data yang dikumpulkan dari setiap dusun di Kulonprogo.
"Dengan adanya album kemiskinan tersebut, diharapkan menjadi tolok ukur dari keberhasilan kebijakan pembangunan daerah,” katanya, Kamis (22/12). Sedangkan pemilihan Ebiet G Ade untuk turut mendukung peluncuran album itu karena Ebiet dipandang sebagai penyanyi yang mempunyai kepedulian terhadap masyarakat miskin.
Hasto mengatakan, adanya album kemiskinan tersebut bisa menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan pemerintah setiap tahunnya. Artinya, jika pembangunan berhasil, angka kemiskinan akan terus berkurang, tingkat kesehatan semakin tinggi, dan tingkat pendidikan masyarakat khususnya warga kurang mampu juga semakin tinggi.
Terpisah Kepala Bappeda Ir.Agus Langgeng Basuki,MT menjelaskan peluncuran album akan dihadiri sekitar 1000 tamu undangan. Diantaranya para kepala SKPD, para pengusaha, tokoh masyarakat, juga pengurus paguyuban warga perantauan asal Kulonprogo di berbagai kota. Mereka yang hadir diminta untuk ikut membantu KK miskin dengan memilih menjadi binaannya. Dalam kesempatan itu Bupati akan mengetuk hati para pengusaha dan tokoh masyarakat untuk ikut membantu menolong sesama.

Sumber : www.suaramerdeka.com

Kalender Ebiet G. Ade tahun 2013



















 Created by. Djagad Alie

Kalender Tahun 2013 EGA Forever






Cocok dicetak untuk kertas A4/kertas foto/kertas inkjet

Design by Djagad Alie

Tulisan untuk Ayah



Tulisan ini kutulis saat malam menunjukkan pukul 21.47 WIB dan tak sengaja terbersit keinginan untuk menulis saat melihat sebuah tayangan film televisi di salah satu stasiun televisi swasta nasional. Film televisi tersebut menceritakan mengenai kehidupan keluarga dimana seorang anak merindukan sekali sosok Ayah dalam kehidupannya, sosok Ayah yang selalu dibanggakan teman-teman sebayanya. Sejak kecil ia tak pernah sekalipun melihat dan tahu siapa Ayahnya, apakah yang disebut Ayah itu. Himgga suatu ketika saat ia belajar di sebuah sekolah dasar, guru kelasnya memberikan sebuah tugas untuk membuat puisi tentang Ayah dengan menempelkan foto Ayahnya, Saat itu pula ia penasaran siapakah Ayah itu? Sepertu apakah Ayah itu? Siapa Ayah anak itu? Dan pada saatnya ia diberi kesempatan untuk membacakan puisinya ia tak menulis apapun di lembar tugasnya, Sang guru heran dan bertanya kepada anak itu “Kenapa tugas kamu masih kosong?” dan si anak menjawab pertanyaan itu dengan suara paraunya yang menyayat hati “Saya belum pernah melihat seperti apa Ayah itu, apa yang disebut Ayah dan bagaimana wajah Ayah saya. Tapi saya bisa maju untuk membacakan puisi saya Ibu guru.”
Ibu guru tersebut hanya terdiam dan terlihat mimik wajahnya yang berubah menjadi iba mendengar jeritan hati anak muridnya yang masih sangat kecil untuk memahami keadaan hidupnya. Anak itu pun dengan langkah yang santai berdiri di depan kelas menghadap ke arah semua teman sekelasnya dan ia mulai membacakan puisi yang ia buat otodidak saat itu juga tanpa naskah begini sepenggal uraian puisi yang sedikit kuingat

Ayah....
                Aku tidak pernah tahu apakah itu Ayah?
Aku tidak pernah tahu bagaimana wajah Ayahku?
Aku tidak pernah tahu siapa Ayahku?
Aku ingin sekali bertemu Ayah
Aku ingin sekali melihat wajah Ayah
Aku ingin sekali merasakan kasih sayang dari Ayah

Memang rangkaian puisi diatas hanya puisi yang dibuat seorang anak kecil yang masih duduk di sekolah dasar tetapi tahukah betapa dalamnya makna puisi yang sangat sederhana itu. Sejenak aku terdiam ingin kutahan air mata yang sejak awal mulai bergemuruh ingin sekali menetes. Tapi untuk yang satu ini aku sudah tidak bisa membendung air mata yang pelan-pelan membasahi wajahku. Aku teringat almarhum Ayahku yang sudah tiada 9 tahun yang lalu dan kini sudah tenang di sisi Allah SWT. Tiap mendengar 4 huruf itu “AYAH” di fikiranku selalu berkecamuk merindukan kembali sosok yang dulu sangat dekat denganku, sosok yang dulu sering memarahiku karena kenakalanku, yang selalu membelaku didepan Ibu meskipun aku sadar aku yang salah, yang selalu menuruti keinginan “kanak-kanakku” yang harus dituruti, yang setia bersamaku untuk membuat tersenyum, yang ikhlas bila orang lain menganggap aku adalah cucunya. Yah..... memang aku anak bungsu dari lima bersaudara dan Ayahku memang mendambakan sekali mempunyai anak laki-laki hingga lahirlah aku yang jarak usianya jauh sekali dengan kakak-kakak tertuaku yang semuanya perempuan. Aku sadar mungkin saat itu Ayah terlalu tua dengan rambutnya yang penuh dengan uban untuk mempunyai anak seusiaku saat masih menginjak kelas satu sekolah dasar. Sehingga banyak orang awam yang tidak mengerti mengira Ayahku adalah kakekku. Saat itu aku tidak marah aku hanya terdiam melihat jawaban apa yang akan dilontarkan Ayahku kepada siapa saja yang menganggapku seperti cucunya. Jika mengingat itu jujur aku ingin menangis aku tahu saat itu Ayah pasti sedikit tersinggung tapi Ayah tetap tegar dan santai menjawab sambil tersenyum kalau aku ini anaknya yang bungsu sehingga banyak dari orang itu yang langsung meminta maaf. Kini sudah tidak ada lagi sosok yang seharusnya sangat aku butuhkan saat ini, saat usiaku mulai beranjak dewasa dan banyak sekali hal-hal dilingkunganku yang bisa saja merubah jati diriku. Tapi aku sadar Tuhan mempunyai rencana lain untukku, Tuhan ingin menguji seberapa besar keimanan dan ketakwaanku kepadaNya menghadapi kenyataan hidup ini. Beruntung sekali aku mempunyai keluarga yang sangat bersahaja, Ibu yang luar biasa, kakak-kakak perempuanku yang sangat sayang, saudara dan teman-temanku yang sangat mencintaiku serta orang-orang disekitarku yang memahamiku. Aku merasa beruntung memiliki mereka, mereka adalah lentera hidupku andaikan tidak ada mereka semua, pasti yang kurasakan hanyalah sepi dan sendiri menjalani hidup ini.
Dan yang paling utama adalah Allah SWT yang menuntunku untuk terus istiqomah berada dijalanNya alhamdulillah aku sangat bersyukur atas nikmat dan karunia yang diberikanNya. Seharusnya anak laki-laki akan mendewasa didampingi oleh Ayahnya , tapi aku sadar aku tidak bisa seperti itu aku sadar aku hanya memiliki Ibu dan Ibu juga tidak tahu bagaimana yang dipikirkan anak laki-laki ketika mulai beranjak dewasa. Karena Ibu adalah perempuan ia pasti mengerti ketika kakakku mulai beranjak dewasa karena semuanya sama perempuan. Aku mendewasa karena aku belajar melihat dan merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Aku berusaha tegar dan belajar dari orang-orang disekitarku terutama meraka yang usianya jauh lebih tua dari usiaku. Hingga kini aku beranjak mencapai usia 21 tahun aku masih belajar menata kedewasaanku yang tidak pernah diajarkan oleh Ayahku, yang aku pelajari sendiri dari bahasa alam disekitarku. Aku rindu sosok Ayah Ingin sekali berbicara dengan Ayah berbincang hangat antara anak dan Ayah , perbincangan antara sesama laki-laki dewasa dan aku ingin belajar dari pengalaman Ayah. Tapi sekali lagi aku tahu itu hanya fatamorgana aku tidak bisa berbincang dengan Ayah kecuali lewat doa-doa yang pasti akan terus aku panjatkan untuk beliau disana. Aku tahu aku sudah tidak punya Ayah lagi di dunia ini tapi Ayah tetap selalu dihatiku menjagaku dan menguatkanku hingga saat ini. Thanks for your love.... I love you Dad, I always miss you.

Ayah dalam hening sepi kurindu
Untuk menuai padi milik kita
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban
(Ebiet G. Ade – Titip Rindu Untuk Ayah)

Tulisan ini aku buat bukan untuk mengambil simpati orang lain, ini sengaja kubuat untuk mengobati kerinduanku kepada Ayah dan kupersembahkan sebagai rasa baktiku untuk Ayahanda tercinta alm. Moh. Idris ....

Kota kelahiranku 21 tahun silam
Pasuruan, 25 November 2012
Muhammad Arif Taufiq

Senin, 17 Desember 2012

Jejak langkah yang tertinggal dari Ebiet G. Ade Concert in Bromo

7 Desember 2012  menjadi saksi sejarah yang luar biasa bagiku bagaimana tidak keinginan melihat langsung konser Sang maestro Ebiet G. Ade akhirnya terwujud terimakasih semua pihak yang memberikan kesempatan bagi saya menyaksikan langsung konser alam Ebiet G. Ade di Gunung Bromo . Thanks EGA Forever Jawa Timur. Beberapa dokumentasi yang bisa saya bagikan dari konser saat itu
















Minggu, 02 Desember 2012

Ebiet G. Ade in Bromo, Jawa Timur


Persembahan EGA Forever Jatim bersama Galeri Malang Bernyanyi (GMB), 
PT. TJP, Adhi Karya, dan Waskita Karya 
Tanggal 7 Agustus 2012
Wisata Gunung Bromo , Jawa Timur 




 

Senin, 10 September 2012

Kontak


لسَّلاَÙ…ُ عَÙ„َÙŠْÙƒُÙ…ْ ÙˆَرَØ­ْÙ…َØ©ُ اللهِ ÙˆَبَرَÙƒَاتُÙ‡ُ



Nama lengkap : Muhammad Arif Taufiq
Nama panggilan : Arif
Tempat, Tanggal Lahir : Pasuruan, 10 Agustus 1991
Kota sekarang : Malang, Jawa Timur 

Kota asal : Pasuruan, Jawa Timur
Latar Belakang Pendidikan :

  1. SDN Kebonsari Pasuruan 1997-2003
  2. SMPN 4 Pasuruan 2003-2006
  3. SMAN 4 Pasuruan 2006-2009
  4. Universitas Brawijaya Malang (Department of Chemistry) 2009-2013
Latar Belakang Organisasi :

1. Himpunan Mahasiswa Kimia Universitas Brawijaya Malang 2009-sekarang
  • 2009-2010 Anggota Pengurus Subdivisi Chemistry OnLine Team (COLT)
  • 2010-2011 Anggota Pengurus Subdivisi Chemistry OnLine Team (COLT)
  • 2011-2012 Kepala Subdivisi Chemistry OnLine Team (COLT) 
2. Forkalam (Forum Kajian Keislaman) FMIPA UB 2009-2010
  • Anggota Departemen Sains
Tentang saya :
Ingin seperti "atom" yang menjadi bagian terkecil di dunia ini tetapi punya pengaruh dan manfaat besar dalam kehidupan.

Khairunnas anfa'uhum linnas
(Sebaik-baiknya manusia adalah yang berguna bagi orang lain)

"Kejujuran dapat menangkal semua malapetaka"
(Ebiet G. Ade-BAHASA MATAHARI)

Kutipan favorit :

Hidup seperti menjelajah lembah-lembah atom dan melewati rintangan molekul-molekul saat melewati jurang-jurang senyawa tak bertuan Tapi dapat diatasi dengan awalan rumus empiris yang baik dan diakhiri oleh rumus molekul yg menghasilkan kesuksesan.

Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Kadang salah kadang lupa. Tetapi berusaha menjadi orang yang baik dan ikhlas menunjukkan kesempurnaan pribadi yang indah.

Guru adalah pahlawan bangsa yang sebenarnya.Tidak banyak yg bertepuk tangan terhadap guru,tetapi cukup malaikat yang mencatat amal dan jasa-jasa mereka selama ilmu yang mereka berikan bermanfaat. Cita-cita menjadi guru adalah mulia. Bangsa ini tidak akan pernah maju tanpa adanya seorang guru.

From ZERO to HERO

Jadi orang itu harus selalu berpikir dan berdzikir. 

Ingin mengenal lebih dekat dengan saya mari berkawan ^^

Akun facebook :
Muhammad Arif Taufiq

Akun twitter :


No. HP :
08563007796

 ┌─┐   ─┐
│▒│ /▒/
│▒│/▒/
│▒ /▒/─┬─┐
│▒│▒|▒│▒│
┌┴─┴─┐-┘─┘
│▒┌──┘▒▒▒│
└┐▒▒▒▒▒▒“
‎​

Sekilas Mengenai Muhammad Arif Taufiq



Nama lengkap : Muhammad Arif Taufiq
Nama panggilan : Arif
Tempat, Tanggal Lahir : Pasuruan, 10 Agustus 1991
Kota sekarang : Malang, Jawa Timur 
Kota asal : Pasuruan, Jawa Timur
Latar Belakang Pendidikan :
  1. SDN Kebonsari Pasuruan 1997-2003
  2. SMPN 4 Pasuruan 2003-2006
  3. SMAN 4 Pasuruan 2006-2009
  4. Universitas Brawijaya Malang (Department of Chemistry) 2009-2013
Latar Belakang Organisasi :

1. Himpunan Mahasiswa Kimia Universitas Brawijaya Malang 2009-sekarang
  • 2009-2010 Anggota Pengurus Subdivisi Chemistry OnLine Team (COLT)
  • 2010-2011 Anggota Pengurus Subdivisi Chemistry OnLine Team (COLT)
  • 2011-2012 Kepala Subdivisi Chemistry OnLine Team (COLT) 
2. Forkalam (Forum Kajian Keislaman) FMIPA UB 2009-2010
  • Anggota Departemen Sains
Tentang saya :
Ingin seperti "atom" yang menjadi bagian terkecil di dunia ini tetapi punya pengaruh dan manfaat besar dalam kehidupan.

Khairunnas anfa'uhum linnas
(Sebaik-baiknya manusia adalah yang berguna bagi orang lain)

"Kejujuran dapat menangkal semua malapetaka"
(Ebiet G. Ade-BAHASA MATAHARI)

Kutipan favorit :

Hidup seperti menjelajah lembah-lembah atom dan melewati rintangan molekul-molekul saat melewati jurang-jurang senyawa tak bertuan Tapi dapat diatasi dengan awalan rumus empiris yang baik dan diakhiri oleh rumus molekul yg menghasilkan kesuksesan.

Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Kadang salah kadang lupa. Tetapi berusaha menjadi orang yang baik dan ikhlas menunjukkan kesempurnaan pribadi yang indah.

Guru adalah pahlawan bangsa yang sebenarnya.Tidak banyak yg bertepuk tangan terhadap guru,tetapi cukup malaikat yang mencatat amal dan jasa-jasa mereka selama ilmu yang mereka berikan bermanfaat. Cita-cita menjadi guru adalah mulia. Bangsa ini tidak akan pernah maju tanpa adanya seorang guru.

From ZERO to HERO

Jadi orang itu harus selalu berpikir dan berdzikir.