Tampilkan postingan dengan label Tak Pernah Pupus Rinduku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tak Pernah Pupus Rinduku. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Januari 2013

Peresmian EGA Forever (Apresiator Musisi Ebiet G Ade)

Ebiet G. Ade Forever adalah komunitas penggemar, pecinta dan apresiator syair dan lagu-lagu Ebiet G. Ade. Komunitas ini berdiri pada Juni 2009. Berawal dari kesamaan rasa dan  kecintaan para anggota terhadap Karya-karya  Ebiet G. Ade. Awalnya mereka bersatu lewat dunia maya/internet, serta menjalin silaturahmi.
komu-2-subLirik-lirik lagu Ebiet G. Ade yang begitu kuat berhasil menciptakan suasana kekeluargaan di antara mereka semakin harmonis. Bahkan, sosok Ebiet pun mampu memberi inspirasi religiusitas yang tinggi kepada para penggemarnya di Komunitas Ebiet G. Ade Forever.
Terbentuknya Komunitas Ebiet G. Ade Forever atas inisiatif lelaki bernama Q’Haniex Jauhari. Lelaki yang berpenampilan bersahaja dan kalem dan tinggal Griya Japan Raya Blok E/10 Soko Mojokerto ini,  berhasil mengumpulkan lebih dari 5000 orang penggemar Ebiet di komintas tersebut.
Komunitas ini tak hanya bersilaturahmi, bertukar pikiran dan berbagi tentang lagu-lagu Ebiet di dunia maya, tetapi mereka juga kerap berkumpul langsung dalam berbagai kegiatan yang mereka buat.
Dalam pertemuan itu, mereka saling berbagi cerita, berdiskusi tentang lirik lagu-lagu Ebiet, bernyanyi bersama, bahkan melakukan berbagai kegiatan sosial. Dan, ketika terjadi musibah Gunung Merapi di Yogyakarta, komunitas ini berkumpul, bersatu-padu membantu para korban.
Bahkan, Ebiet G. Ade pun sering datang menemui para penggemarnya di Komunitas Ebiet G. Ade Forever yang sedang kumpul-kumpul dalam sebuah kegiatan. Tentu saja kehadiran sosok idola itu membuat mereka makin semangat, makin termotivasi untuk terus menjalin silaturahmi dan menggelar berbagai aksi sosial.
Pada Juni 2012 nanti, Komunitas Ebiet G. Ade Forever ini akan berkumpul untuk memperingati ulang tahun ke-3 Komunitas Ebiet G. Ade. Mereka akan menggelar kegiatan dan silaturahmi di daerah Wisata Pacet, Mojokerto, Jawa Timur.
“Kegiatan tatap muka ini memang lebih sering kita adakan di daerah wisata agar kita makin menyatu dengan alam,” kata  Kamaluddin Effe, yang dipercaya sebagai Koordinator Wilayah Jawa Timur di Komunitas Ebiet G. Ade Forever.
Ya, seperti lirik lagu Ebiet G. Ade: “Selaksa puisi bergayut di dahan//Leburlah di sini……”

Buat sobat yang ingin bergabung monggo gabung grup facebooknya dijamin betah :)
Komunitas Ebiet G Ade Forever

Sumber :
http://www.poskotanews.com/2012/05/16/terjalin-silaturahmi-di-dunia-maya/

Lagunya Dijadikan Backsound Berita Banjir di Ibukota, Ebiet G Ade Rela Tidak Dibayar

Inilah yang membuat saya kagum akan sosok Sang Maestro Ebiet G. Ade beliau down to earth sekali disamping lagu-lagunya yang TOP abisss Sang Maestro tak ada duanya. Ini foto yang paling saya sukai ketika diajak makan siang Ebiet G. Ade di Surabaya pada bulan Agustus 2012
(narsis dikit yah hehe...)



Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan//Sayang, engkau tak duduk di sampingku kawan//Banyak cerita yang mestinya kau saksikan//Di tanah kering berbatuan
Tubuhku terguncang di hempas batu jalanan//Hati tergetar menampak kering rerumputan//Perjalan ini pun seperti jadi saksi //Gembala kecil menangis sedih

Itu adalah penggalan lirik lagu ‘Berita Kepada Kawan’ yang diciptakan dan dinyanyikan Ebiet G. Ade. Lagu yang liriknya sangat dalam maknanya itu, oleh semua stasiun televisi nasional maupun televisi lokal selalu dijadikan backsound pada tayangan bencana alam. Seperti bencana banjir yang terjadi saat ini di Jakarta dan daerah-daerah lain di Indonesia. Namun, tidak semua pihak televisi yang meminta izin terlebih dahulu kepada Ebiet. Tak hanya itu, penembang lagu-lagu balada itu pun tak menerima bayaran.
“Rasanya beberapa stasiun TV melakukan itu, minta izin, meskipun tidak dalam tanda kutip membayar, ya. Tapi saya merasa bahwa saya sudah dibayar dengan berkah yang luar biasa,” kata Ebiet ketika ditemui di Gedung Nyi Ageng Serang di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
Dan, Ebiet mengaku sangat menghargai pihak televisi yang meminta izin terlebih dahulu, sebelum menggunakan lagu ciptaanya sebagai backsound.
“Ada memang yang meminta izin, walaupun hanya melalui email atau apa. Saya tentu saja mengizinkannya,” imbuh.
Meski lagu ‘Berita Kepada Kawan’ selalu dijadikan backsound dan tidak dibayar, Ebiet tak mau mempersoalkannya. Dia ikhlas.
“Meski tak dibayar, saya tidak mempermasalahkannya. Karena Tuhan sudah membayar saya lebih banyak daripada yang dibayarkan oleh orang yang menggunakan lagu-lagu saya itu. Saya ikhlas lillahi ta’ala. Apalagi kalau lagu itu punya manfaat bagi orang banyak, sehingga menjadi nilai ibadah, tutur Ebiet.

Lirik Ebiet G. Ade - Kembara Lintas Panjang

Perjalanan yang tak pernah kuduga
menelusuri kemarau,
melangkahi hari-hari gelap,
mengais di bumi yang panas

Pemahaman makna yang maha sulit
Menerjemahkan khayalan,
melengkapi semua kenyataan
hidup di alam semesta


Matahari menumbuhkan jaringan fikiran
Kehangatannya mesti kita hayati
Mata hati mungkin jauh lebih banyak melihat
kejujuran sering terkubur di dasar jiwa

Perjalanan yang tak pernah selesai
kecuali atas kehendakNya
Memahami inti kehidupan
Keletihan pun tak terasa

Matahari menumbuhkan jaringan fikiran
Kehangatannya mesti kita hayati
Mata hati mungkin jauh lebih banyak melihat
kejujuran sering terkubur di dasar jiwa,
sering terbenam di bawah mata 

Lirik Ebiet G. Ade - Biarkanlah Hati Yang Bicara


Coba diam sejenak, amati suara angin
Barangkali di sana ada yang engkau cari
Coba dekapkan wajahmu di bawah sinar lampu
Tak perlu kau katakan, rindumu telah terbaca ho..
Tumpahkanlah lewat nyanyian
Salah satu cara untuk menyiasati rindu
Kadang-kadang tanpa terasa
tetes air mata membasahi pipi

Coba katakan padaku apa yang engkau inginkan
Barangkali aku mampu melepaskan dukamu
Coba kau dekap hening terbang menembus waktu
Tak perlu kau risaukan luka dan kepedihan hm hm hm
Setidaknya aku dapat
mengajakmu larut dalam gelora nyanyianku
Kadang-kadang tanpa terasa
mataharimu telah bersinar ceria kembali

Simpanlah mimpimu dalam kehangatan mentari
ketika embun masih menggantung
Pejamkan mata, rebahkan jiwa,
biarkanlah hati yang bicara

Kau tak pernah tahu kapan dukamu terobati
Meskipun hujan t'lah mulai turun
Pejamkan mata, rebahkan jiwa,
biarkanlah hati yang bicara

hm... ho...

Lirik Lagu Ebiet G. Ade - Cerita Cinta Suminah dan Tukang Sapu


Malam yang pekat terasa menyiksa
Duduk sendirian di bangku pasar
Nyamuk terbang layang sesekali hinggap
Menunggu pagi datang, menunggu kehidupan

Ia enggan tertidur, ia enggan bermimpi
Senyum yang menawan gadis kebaya jingga ho ho ho
Dinyalangkan matanya, dipeluk erat bayangnya
Suminah pilar timur anak pedagang sayur

Dicari sesobek kertas, dicari sepotong arang
Ia menggambar sebisanya
Asal bisa terungkapkan perasaan yang menggebu
"Suminah, aku cinta kamu!"
Berjalan mengendap-endap menuju sudut pilar timur
Disorongkan hati yang terpanah hm
Semoga hm Suminah mengerti ho ho ho ho

Cinta cucu Adam begitu sederhana
tapi makna yang tersimpul begitu agung
Seorang tukang sapu punya cara sendiri
meramu adonan cinta, ia berhak menikmati

Dicari sesobek kertas, dicari sepotong arang
Ia menggambar sebisanya
Asal bisa terungkapkan perasaan yang menggebu
"Suminah, aku cinta kamu!"
Berjalan mengendap-endap menuju sudut pilar timur
Disorongkan hati yang terpanah ho
Semoga hm Suminah mengerti ho ho ho ho 

Jumat, 25 Januari 2013

Konser Amal dan Donor Darah EGAF 2013

Ebiet G. Ade Forever (apresiator musisi Ebiet G. Ade) present..






Untuk umum yang ingin berbagi dengan saudara-saudara kita dan donor darah serta dihibur dengan musik Ebiet G. Ade monggo hadir di acara ini. Sedikit bantuan kita sejuta senyuman bagi mereka yang membutuhkan :)
Don't miss it...

Minggu, 06 Januari 2013

Ebiet G Ade tak pernah bermimpi jadi legend

Siapa tak kenal penyanyi senior Ebiet G Ade? Nama dan lagunya banyak dikenal dan digemari penikmat musik. Kini, usianya tidak lagi muda. Karyanya dianggap telah melegenda. Namun dia tidak pernah bermimpi sebagai seorang legenda musik Indonesia.
"Oh tidak, saya tidak pernah berharap. Saya terjun sebagai penyanyi begitu saja. Saya masuk ke industri musik begitu saja. Tidak ada pretensi untuk populer, kalau populer itu bonus," ujar Ebiet saat ditemui di sela latihan konser Pagelaran Spektakuler Karya Anak Bangsa di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta, Selasa (20/11).
"Saya kira dan saya juga tidak memikirkan untuk mempertahankan popularitas. Biarkan saja Tuhan mengatur perjalanan hidup saya, jadi hari ini orang pasti menganggap orang yang layak ditampilkan ya syukur. Kalau tidak ya saya juga bersyukur. Saya sudah harus memikirkan hal lain yang barang kali lebih penting untuk saya dan keluarga," urainya.
Sejak dulu, diakui oleh Ebiet tidak pernah berniat untuk menjadi penyanyi. Semuanya mengalir begitu saja tanpa direncanakan. Awalnya berkarir menjadi seorang penyair, penulis, bahkan sempat ingin menjadi wartawan.
"Kalau dulu tidak ada reporter seperti adik-adik ini. Keinginan saya jadi penyair. Ternyata Tuhan menentukan lain yang sudah dipersiapkan untuk saya dan saya tidak bisa menolak. Saya pada akhirnya menikmati dan menghayati dengan syukur. Tiba-tiba saya mendapat kehormatan di suatu tempat yang tidak pernah saya bayangkan. Jadi saya sudah mendapatkan bonus dalam perjalanan hidup saya," pungkasnya.

Sumber: Kapanlagi.com

Album Ebiet G Ade - Isyu

Ebiet G. Ade - Isyu !

Judul Album : Isyu !
Artis : Ebiet G. Ade
Tahun Produksi : 1986
Music Director : Billy J. Budiarjo
Produser : Jackson Arief
Produksi : Jackson Records

Kolaborasi EBIET G. ADE dan BILLY J. BUDIARJO memang terbukti solid. Sejak album pertama Ebiet dirilis, Billy-lah yang ikut memberikan nyawa atas karya-karya Ebiet sehingga terdengar semakin kuat. Pada album ke 8, Ebiet sempat mempercayakan ADDIE MS menjadi music director, dan hasilnya juga tidak kalah keren, terbukti dengan diraihnya BASF AWARDS 1986 untuk album berjudul ZAMAN itu. Tapi, pada album berikutnya berjudul ISYU !, Ebiet kembali menggandeng Billy menjadi music director. Hanya saja, ada perubahan yang cukup mengagetkan pada pola aransemen. Biasanya album-album Ebiet sarat dengan aransemen megah berbalut orkestrasi, tapi di album ini Billy menghadirkan aransemen bergaya new wave. Lagu andalan ISYU malah terdengar sedikit ngerock, sehingga sedikit mengagetkan bagi mereka yang setia mengikuti langkah Ebiet dari awal. Meskipun album ini tidak seberhasil album-album awal, tapi beberapa hits dihasilkan dari album ini selain Isyu, yaitu ORANG ORANG TERKUCIL dan SELINGKUH. Sementara lagu CINTA SEBENING EMBUN baru menjadi hits ketika tahun 1995 dirilis ulang dengan aransemen baru. 

Track List
(semua lagu ciptaan Ebiet G. Ade)
1. ORANG ORANG TERKUCIL
2. SELINGKUH
3. CINTA SEBENING EMBUN
4. ISYU
5. OPERA TUKANG BECA
6. KESAKSIAN ANAK SAMPAH
7. POTRET ANAK HARAPAN
8. KITA HANYA BIDAK BIDAK CATUR
9. HEMAT CINTAMU
ISYU
Engkau pasti menuduhku
Telah bersekutu dengan setan
Menyangka apa yang kumiliki
Aku dapat dari dusta
Engkau mulai kasak-kusuk
Bergunjing kesana-sini
Melilitkan isyu di leherku
Mengipaskan suasana panas
Entah apa yang harus kujelaskan
Aku enggan bicara
Yang penting suara dalam jiwaku
Adalah kebenaran
Biarpun hanya Tuhan yang mendengar
Engkau pasti menduga-duga
Aku telan yang bukan milikku
Coba buka catatan di langit
Disana kusimpan kebenaran
Isyu.. isyu.. isyu..
Semua hanya isyu..

Siapakah Sosok Camelia dalam Syair Lagu Ebiet G Ade

Camelia, sebuah tembang cinta yang menjadi hits di akhir tahun 70an milik seorang penyanyi dengan nama asli abid Ghoffar, atau yang lebih dikenal dengan nama Ebiet G Ade. Penyanyi kelahiran Banjarnegara itu banyak menulis lagu dari kisah hidupnya yang berliku.

Perjalanan hidup Ebiet memang penuh dengan kerikil dan tebing curam, dimulai saat dirinya keluar dari sekolah pendidikan guru agama hingga merantau ke Jakarta untuk menggapai mimpinya menjadi seorang musisi. Selama hidup di Jakarta, kehidupannya jauh dari cukup, bahkan dirinya pernah menjadi tukang rehab bangunan yang pada waktu itu ditugasi untuk memasang instalasi listrik di rumah-rumah. Dan disitulah inspirasinya hadir, diantaranya lagu Camelia.

Ebiet berkata"Camelia itu betul-betul figur imajinatif, sosoknya tidak ada, tidak pernah ada orang yang namanya Camelia, Saya mendapatkan nama itu entah dari mana saya lupa." Kondisi Ebiet pada waktu itu tidak memungkinkan ia mencintai sosok wanita seperti Camelia yang digambarkan dengan begitu indahnya.
Pada akhirnya, lagu Camelia laku keras dipasaran, Ebiet G Ade menyambung inspirasinya dengan menghadirkan lagu Camelia II hingga IV, tapi kemudian menghentikan karena tak ingin dianggap sebagai pengeksploitasi seni, walau sang produser menginginkan untuk terus.

Ebiet G Ade Siap Rilis Lagu Lama di Album Baru

Bagi penggemar Ebiet G Ade, bersiaplah mendengar album baru. Ebiet tengah menyiapkan album baru berisi lagu-lagu lama di era 1970-an yang belum ia rekam.

"Lagu yang belum pernah direkam. Karena album baru bukan berarti dibikin kemarin. Ini ada yang saya buat tahun 1979-1980-an. Tapi ini belum direkam, dikemas dan dijual," ujarnya saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (20/11). Musisi berusia 58 itu menuturkan, album baru yang akan menjadi album yang ke-23 itu dibuat berdasarkan dorongan hati sebagai seorang musisi. Sehingga ia tidak berharap lebih jikapun album tersebut kurang mendapat respon dari masyarakat.

"Album ini karena dorongan hati aja, tidak ada tujuan yang berlebih seperti laku keras tapi saya mau bikin album aja. Materinya sudah ada yang bantu untuk rekam pun sudah ada," kata pelantun Kupu-kupu Kertasitu. Sebagai penyanyi yang sudah tidak muda lagi, Ebiet pun cukup sadar jika kualitasnya saat ini tidak lagi enerjik seperti dulu. Namun ia akan memberikan yang terbaik untuk album baru itu.
"Yang baru pasti suara saya sudah berbeda. Umur saya sudah lumayan, jadi ada perbedaan. Musik juga ada perbedaan karena arrangernya pasti muda. Tapi konsep secara keseluruhan tetep saja lagu saya seperti itu," ujarnya.

Sumber : http://artis.inilah.com

Garap Album Baru, Ebiet G. Ade Tetap Eksis

Usia Ebiet G. Ade tak muda lagi. Tapi keinginannya terus berkarya tetap saja muncul. Satu dari legenda penyanyi Indonesia ini kembali membuat album baru. Penggarapan album tinggal eksekusi rekaman studio karena semua materi lagu telah siap.

"Kalau materi lagu sudah 100 persen, tapi, kan, proses untuk betul-betul siap saji rasanya masih dalam," ujar Ebiet di sela-sela latihan untuk konser Pergelaran Spektakuler Karya Anak Bangsa di gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta, Selasa, 20 November 2012.

Bicara soal konsep, warna musik yang disuguhkan di album ini masih sama dengan karya-karya sebelumnya. Hanya, usia Ebiet yang hampir memasuki kepala enam dipastikan menyumbangkan perbedaan nantinya.

"Yang baru adalah suara saya sudah berbeda. Umur saya sudah lumayan, jadi ada perbedaan. Musik juga ada perbedaan karena arranger-nya pasti muda," kata pelantun lagu-lagu populer seperti Berita Kepada Kawan, Ayah, dan Camelia ini.

Tak mau berandai-andai, Ebiet enggan memastikan kapan album ke-23 ini dilepas ke pasar. "Pokoknya secapatnya, deh," ujarnya tersenyum.

Di sisi lain, Ebiet mengatakan konsistensinya terus berkarya jauh dari ambisi mengejar keuntungan materi atau berharap albumnya laris. Yang penting, kata dia, hasrat melahirkan sebuah karya bisa tersalurkan. "Menjadi mubazir hidup ini kalau tidak dipakai untuk sesuatu yang sesuai dengan kemampuan," ujarnya.


Sumber : http://www.tempo.co

Ebiet G Ade dan Bupati Luncurkan Album Kemiskinan

Penyanyi kondang Ebiet G Ade akan digandeng Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo untuk melaunching album, Jum’at (23/12) malam, di Gedung Kesenian Wates. Namun album yang dilaunching bukanlah album lagu, melainkan album atau profil kemiskinan di Kulonprogo.
Menurut Bupati Hasto Wardoyo, album kemiskinan tersebut berisikan daftar Kepala Keluarga (KK) miskin di Kulonprogo, yang dibuat secara detail meliputi nama KK, anggota keluarga, serta alamatnya. Album itu disusun berdasarkan data yang dikumpulkan dari setiap dusun di Kulonprogo.
"Dengan adanya album kemiskinan tersebut, diharapkan menjadi tolok ukur dari keberhasilan kebijakan pembangunan daerah,” katanya, Kamis (22/12). Sedangkan pemilihan Ebiet G Ade untuk turut mendukung peluncuran album itu karena Ebiet dipandang sebagai penyanyi yang mempunyai kepedulian terhadap masyarakat miskin.
Hasto mengatakan, adanya album kemiskinan tersebut bisa menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan pemerintah setiap tahunnya. Artinya, jika pembangunan berhasil, angka kemiskinan akan terus berkurang, tingkat kesehatan semakin tinggi, dan tingkat pendidikan masyarakat khususnya warga kurang mampu juga semakin tinggi.
Terpisah Kepala Bappeda Ir.Agus Langgeng Basuki,MT menjelaskan peluncuran album akan dihadiri sekitar 1000 tamu undangan. Diantaranya para kepala SKPD, para pengusaha, tokoh masyarakat, juga pengurus paguyuban warga perantauan asal Kulonprogo di berbagai kota. Mereka yang hadir diminta untuk ikut membantu KK miskin dengan memilih menjadi binaannya. Dalam kesempatan itu Bupati akan mengetuk hati para pengusaha dan tokoh masyarakat untuk ikut membantu menolong sesama.

Sumber : www.suaramerdeka.com

Kalender Ebiet G. Ade tahun 2013



















 Created by. Djagad Alie

Kalender Tahun 2013 EGA Forever






Cocok dicetak untuk kertas A4/kertas foto/kertas inkjet

Design by Djagad Alie

Senin, 17 Desember 2012

Jejak langkah yang tertinggal dari Ebiet G. Ade Concert in Bromo

7 Desember 2012  menjadi saksi sejarah yang luar biasa bagiku bagaimana tidak keinginan melihat langsung konser Sang maestro Ebiet G. Ade akhirnya terwujud terimakasih semua pihak yang memberikan kesempatan bagi saya menyaksikan langsung konser alam Ebiet G. Ade di Gunung Bromo . Thanks EGA Forever Jawa Timur. Beberapa dokumentasi yang bisa saya bagikan dari konser saat itu
















Minggu, 02 Desember 2012

Ebiet G. Ade in Bromo, Jawa Timur


Persembahan EGA Forever Jatim bersama Galeri Malang Bernyanyi (GMB), 
PT. TJP, Adhi Karya, dan Waskita Karya 
Tanggal 7 Agustus 2012
Wisata Gunung Bromo , Jawa Timur 




 

Sabtu, 22 September 2012

Lirik Lagu Ebiet G. Ade - I Need to Go Home (Aku Ingin Pulang versi Bahasa Inggris)




No matter where I Go
Your image keeps following
No matter where I hide
You are able to find me

I feel worn out
I want to be alone 
No matter who I asked
I don't get any answers
Indeed it's all happening
Within my soul

It's deep in struggle and lonelines
I searched for an answer
In the depth of the sea
I dragged my feet
Slowly long the shore
I built a sea
I'm hearing voices
Blocking my way
Stopping my advantures
dududududu...
No matter where i go
I take with me
A guilty feeling which
Is always there to haunt me

Will you door ever
Be opened again with the key
Which has been broken
Look at me
I'm hopeless and wounded
Listen to me
I'm crying in my heart 
I wish to go home
I need to come home
I wish to go home
I need to come home
I wish to go home



Kamis, 20 September 2012

Malming EGA Forever Jatim + Donor Darah




Kumpul-Kumpul "wong Jatim fans EGA" 
Tanggal 27-28 Oktober 2012
Villa Cendrawasih Tretes-Pasuruan
bagi yg ikutan dimohon segera daftar dan transfer biaya
YG BERSAMA KELUARGA (anak/istri) @ Rp.100 ribu
YG SINGLE @ Rp. 50 ribu
YG MAU NYUMBANG LEBIH MONGGO..........
BIAYA DITANGGUNG BERSAMA (kalo ada sisa untuk KAS)
REK a/n Sulistyo Wahono
Mandiri : 1400000055500
BCA : 3850 777 500



Salam Ebiet G Ade Forever