Minggu, 06 Januari 2013

Ebiet G Ade Siap Rilis Lagu Lama di Album Baru

Bagi penggemar Ebiet G Ade, bersiaplah mendengar album baru. Ebiet tengah menyiapkan album baru berisi lagu-lagu lama di era 1970-an yang belum ia rekam.

"Lagu yang belum pernah direkam. Karena album baru bukan berarti dibikin kemarin. Ini ada yang saya buat tahun 1979-1980-an. Tapi ini belum direkam, dikemas dan dijual," ujarnya saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (20/11). Musisi berusia 58 itu menuturkan, album baru yang akan menjadi album yang ke-23 itu dibuat berdasarkan dorongan hati sebagai seorang musisi. Sehingga ia tidak berharap lebih jikapun album tersebut kurang mendapat respon dari masyarakat.

"Album ini karena dorongan hati aja, tidak ada tujuan yang berlebih seperti laku keras tapi saya mau bikin album aja. Materinya sudah ada yang bantu untuk rekam pun sudah ada," kata pelantun Kupu-kupu Kertasitu. Sebagai penyanyi yang sudah tidak muda lagi, Ebiet pun cukup sadar jika kualitasnya saat ini tidak lagi enerjik seperti dulu. Namun ia akan memberikan yang terbaik untuk album baru itu.
"Yang baru pasti suara saya sudah berbeda. Umur saya sudah lumayan, jadi ada perbedaan. Musik juga ada perbedaan karena arrangernya pasti muda. Tapi konsep secara keseluruhan tetep saja lagu saya seperti itu," ujarnya.

Sumber : http://artis.inilah.com

Garap Album Baru, Ebiet G. Ade Tetap Eksis

Usia Ebiet G. Ade tak muda lagi. Tapi keinginannya terus berkarya tetap saja muncul. Satu dari legenda penyanyi Indonesia ini kembali membuat album baru. Penggarapan album tinggal eksekusi rekaman studio karena semua materi lagu telah siap.

"Kalau materi lagu sudah 100 persen, tapi, kan, proses untuk betul-betul siap saji rasanya masih dalam," ujar Ebiet di sela-sela latihan untuk konser Pergelaran Spektakuler Karya Anak Bangsa di gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta, Selasa, 20 November 2012.

Bicara soal konsep, warna musik yang disuguhkan di album ini masih sama dengan karya-karya sebelumnya. Hanya, usia Ebiet yang hampir memasuki kepala enam dipastikan menyumbangkan perbedaan nantinya.

"Yang baru adalah suara saya sudah berbeda. Umur saya sudah lumayan, jadi ada perbedaan. Musik juga ada perbedaan karena arranger-nya pasti muda," kata pelantun lagu-lagu populer seperti Berita Kepada Kawan, Ayah, dan Camelia ini.

Tak mau berandai-andai, Ebiet enggan memastikan kapan album ke-23 ini dilepas ke pasar. "Pokoknya secapatnya, deh," ujarnya tersenyum.

Di sisi lain, Ebiet mengatakan konsistensinya terus berkarya jauh dari ambisi mengejar keuntungan materi atau berharap albumnya laris. Yang penting, kata dia, hasrat melahirkan sebuah karya bisa tersalurkan. "Menjadi mubazir hidup ini kalau tidak dipakai untuk sesuatu yang sesuai dengan kemampuan," ujarnya.


Sumber : http://www.tempo.co

Ebiet G Ade dan Bupati Luncurkan Album Kemiskinan

Penyanyi kondang Ebiet G Ade akan digandeng Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo untuk melaunching album, Jum’at (23/12) malam, di Gedung Kesenian Wates. Namun album yang dilaunching bukanlah album lagu, melainkan album atau profil kemiskinan di Kulonprogo.
Menurut Bupati Hasto Wardoyo, album kemiskinan tersebut berisikan daftar Kepala Keluarga (KK) miskin di Kulonprogo, yang dibuat secara detail meliputi nama KK, anggota keluarga, serta alamatnya. Album itu disusun berdasarkan data yang dikumpulkan dari setiap dusun di Kulonprogo.
"Dengan adanya album kemiskinan tersebut, diharapkan menjadi tolok ukur dari keberhasilan kebijakan pembangunan daerah,” katanya, Kamis (22/12). Sedangkan pemilihan Ebiet G Ade untuk turut mendukung peluncuran album itu karena Ebiet dipandang sebagai penyanyi yang mempunyai kepedulian terhadap masyarakat miskin.
Hasto mengatakan, adanya album kemiskinan tersebut bisa menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan pemerintah setiap tahunnya. Artinya, jika pembangunan berhasil, angka kemiskinan akan terus berkurang, tingkat kesehatan semakin tinggi, dan tingkat pendidikan masyarakat khususnya warga kurang mampu juga semakin tinggi.
Terpisah Kepala Bappeda Ir.Agus Langgeng Basuki,MT menjelaskan peluncuran album akan dihadiri sekitar 1000 tamu undangan. Diantaranya para kepala SKPD, para pengusaha, tokoh masyarakat, juga pengurus paguyuban warga perantauan asal Kulonprogo di berbagai kota. Mereka yang hadir diminta untuk ikut membantu KK miskin dengan memilih menjadi binaannya. Dalam kesempatan itu Bupati akan mengetuk hati para pengusaha dan tokoh masyarakat untuk ikut membantu menolong sesama.

Sumber : www.suaramerdeka.com